Friday, 2 September 2016

Sejarah Sepatu Roda

Oke apa kabar ? Semoga kalian semua dalam keadaan sehat.
Oiya ini pertama kalinya gua buat artikel :). Artikel yang gua bahas kali ini tentang sepatu roda, kebetulan hobi gua sepatu roda. Dijamin deh setelah main sepatu roda buat cowok ganteng nya nambah 30% dan buat cewek cantiknya nambah 30% :D
Gua sendiri udah 10 bulan main sepatu roda dan alhamdulillah udah lancar . For your information nih , buat warga pekanbaru Yang minat gabung silahkan datang pada saat Car Free Day hari minggu di jalan Diponegoro. Jadi tunggu apa lagi? Buruuuaaaaan gabung dan di jamin deh ganteng cantik kalian bertambah :)

Oke langsung aja nih kita mulai pembahasannya.......



Sepatu roda berasal dari belanda dan di ciptakan pada abad ke 17 oleh seorang penggemar ice skating. Dia ingin merubah ice skating bisa berjalan di atas tanah atau aspal.

Tahun 1763 Joseph Marlin seorang teknisi Belgia dan pembuat alat-alat musik mencoba berlari dengan peralatan ice skating yang dilengkapi dengan roda kecil dari besi, tapi tidak bisa berkembang pada waktu itu karena ada larangan pemerintah Belanda bermain sepatu roda di jalan raya. Tahun 1863 seseorang bernama James Leonard Plimton’s pencipta “rocking Skate yang kemudian ia patenkan menjadi sangat popular, ia kemudian dijuluki “Bapak Pencipta Sepatu roda"



Kemudian sepatu roda populer di amerika, inggris dan austria.

Tahun 1876 terbentuk organisasi sepatu roda di Inggris yang bernama NSA (The National Skating Association). Tahun 1924 berdiri organisasi sepatu roda Internasional dengan nama Federasi Internationale de Roller Skating (FIRS). Sekarang sudah menyebar di 5 benua dengan 42 anggota federasi nasional.
Masuknya sepatu roda di Indonesia ketika masa penjajahan Belanda yang membawa permainan itu ke Indonesia, kemudian menjalar pada anak-anak orang Indonesia yang kebetulan orang tuanya bekerja pada Belanda. Tahun 1978 muncul perkumpulan sepatu roda yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Djakarta (Imada), dan pada tanggal 7 Oktober 1979 terbentuk Pengda Perserosi DKI Jakarta. Pada tanggal 24 – 26 April 1981 dilaksanakan Munas Perserosi I, diikuti oleh 10 utusan Pengda Perserosi. Dan dalam Munas Perserosi I resmi terbentuk PB. Perserosi dengan 14 anggota Pengda yaitu Aceh, Sumut, Sumbar, Sumsel, Jabar, Jateng, Jatim, Kaltim, Sulsel, Sulut, Sulteng, Riau, Bengkulu, dan DKI Jakarta. 

Oke mungkin cukup sekian artikel yang gua tulis tentang sejarah sepatu toda . Tunggu artikel selanjutnya tentang jenis-jenis sepatu roda.....